Rangkuman, Contoh Soal & Pembahasan Barisan & Deret

Posted on

Untuk Pembelajaran selanjutnya…

Barisan dan Deret Aritmetika

  1. Barisan Aritmetika
    Barisan aritmetika adalah suatu barisan dengan selisih (beda) antara dua suku yang berurutan selalu tetap. Berlaku:
    Un – Un – 1 = b atau Un = Un – 1 + b
    Un = a + (n – 1)b
    Keterangan:
    Un = suku ke-n
    a = suku pertama
    b = beda
    n = banyaknya suku
  2. Deret Aritmetika
    Merupakan jumlah suku-suku dari barisan aritmetika. Rumus jumlah n suku pertama deret aritmatika adalah:
    Keterangan :
    Sn = jumlah suku ke-n
    Un = suku ke-n
    a = suku pertama
    b = beda
    n = banyaknya suku

Barisan dan Deret Geometri

  1. Barisan geometri
    Merupakan barisan bilangan dengan perbandingan setiap suku dengan suku sebelumnya selalu sama. Perbandingan setiap dua suku berurutannya disebut rasio (r). Bentuk umum suku ke–n barisan geometri yaitu sebagai berikut.
    Un = arn-1
    Keterangan :
    Un =suku ke-n
    a = suku pertama
    r = rasio
    n = banyaknya suku
  2. Deret Geometri
    Merupakan penjumlahan dari suku-suku suatu barisan geometri. Bentuk umum jumlah n suku pertama deret geometri dituliskan sebagai berikut.

    Dengan :
    Sn = jumlah n suku pertama
    a = suku pertama
    r = rasio
    n = banyaknya suhu

Deret Tak Hingga

Terdiri dari dua jenis:

  • Deret geometri konvergen (nilainya memusat) jika :
    -1 < r < 1 s dengan S­∞ =
  • Deret geometri konvergen (nilainya memusat) jika :
    r < -1 atau r > 1, maka S­∞ = ± ∞

Versi 1

  • Aritmatika Part 1
  • Aritmatika Part 2
  • Geometri Part 1
  • Geometri Part 2

Versi 2

Soal No.1 (UTBK 2019)

Jika diketahui suku barisan aritmatika bersifat xk+2 = xk+p, dengan p ≠ 0, untuk sebarang bilangan asli positif k, maka x3 + x5 + x7 + ….. +x2n+1 =…

PEMBAHASAN :
xk+2 = xk + P
x3 = x1 + p
Pada barisan xn : x1, x2, x3,….
bedanya adalah:
2b* = x3 – x1
⇒ 2b* = (x1 + p) – x1
⇒ b* =
Pada barisan x2n+1 : x3, x5, x7,…
bedanya adalah : b = p
suku pertamanya : U1 = a = x3 = x2 +


Jawaban A

Soal No.2 (SBMPTN 2018)

Diketahui barisan geometri un, dengan u3 + u4 = 9(u1 + u2) dan u1u4 = 18u2. Jumlah 4 suku pertama yang mungkin adalah….

PEMBAHASAN :
Menentukan rasio dari persamaan 1
U3 + U4 = 9(U1+U2)
ar2 + ar3 = 9 (a + ar)
ar2(1+r) = 9.a(1+r)
r2 = 9
r = ± 3
Menentukan suku pertama (a) dari persamaan kedua
U1.U4 = 18.U2
a.ar3 = 18.ar
ar2 = 18
a.9 = 18
a = 18/9 = 2
Maka jumlah 4 suku pertama


Jawaban D

Soal No.3 (SBMPTN 2013)

Diketahui a, b, dan c berturut-turut adalah suku ke-2, ke-4, dan ke-6 barisan aritmatika. Jika maka nilai b adalah…
  1. -2
  2. -1
  3. 1
  4. 2
  5. 4

PEMBAHASAN :

Jawaban : A

Soal No.4 (UN 2010)

Diketahui barisan aritmatika dengan Un adalah suku ke-n. Jika U2 + U15 + U40 = 165 maka U19 =…

  1. 10
  2. 19
  3. 28,5
  4. 55
  5. 82,5

PEMBAHASAN :
Un = a + (n-1)b
U2 + U15 + U40 = 165
(a+b) + (a+14b) + (a+39b) = 165
3a + 54b = 165
3(a+18b)= 165
a + 18b = 55
U19 = 55
Jawaban : D

Soal No.5 (SNMPTN 2009)

Misalkan Un menyatakan suku ke-n suatu barisan geometri. Jika diketahui U5 = 12 dan log U4 + log U5 – log U6 = log 3, maka nilai U4 adalah …

  1. 12
  2. 10
  3. 8
  4. 6
  5. 4

PEMBAHASAN :
Diketahui:
U5 = 12
ar4 = 12 …..pers 1
log U4+ log U5 – log U6 = log 3
log
ar2 = 3… pers 2
Dari pers 1 dan 2 didapat:
r =2, a= 3/4
Sehingga U4 = ar3 = 3/4(2)3 = 3/4.8 = 6
Jawaban : D

Soal No.6 (UN 2013)

Diketahui suku ke-3 dan suku ke-8 suatu barisan aritmetika berturut-turut adalah 2 dan -13. Jumlah 20 suku pertama deret tersebut adalah …

  1. -580
  2. -490
  3. -440
  4. -410
  5. -380

PEMBAHASAN :
Un = a + (n-1)b
Diketahui:
U3 = a + 2b = 2
U8 = a + 7b = -13
-5b = 15
b = -3, maka a = 8
Sn = n/2 (2a + (n-1)b)
S20 = 20/2 (2(8) + 19(-3)) = 10 (16 – 57) = -410
Jawaban : E

Soal No.7 (SNMPTN 2012)

Jika suku pertama barisan aritmetika adalah -2 dengan beda 3, Sn adalah jumlah n suku pertama deret aritmetika tersebut, dan S(n+2) – Sn = 65 maka nilai n adalah …

  1. 11
  2. 12
  3. 13
  4. 14
  5. 15

PEMBAHASAN :

Jawaban : A

Soal No.8 (UN 2012)

Jumlah n suku pertama suatu deret aritmatika dinyatakan dengan Sn = n2 + n. Suku ke-10 deret aritmetika tersebut adalah …
  1. 49
  2. 47
  3. 35
  4. 33
  5. 28

PEMBAHASAN :

Jawaban : A

Soal No.9 (SBMPTN 2010)

Jumlah 50 suku pertama log 5 + log 55 + log 605 + log 6655 + … adalah …

  1. log (551150)
  2. log (525 111225)
  3. log (2525 111225)
  4. log (2751125)
  5. 1150 log (5)

PEMBAHASAN :
Diketahui
Deret aritmetika dengan a = log 5, b = log 11
Menentukan jumlah 50 suku pertama (S50)
S50 = (2 log 5 + 49 log 11)
S50 = 25 (2 log 5 + 49 log 11)
S50 = 50 log 5 + 1225 log 11
S50 = log 550 . 111225
S50 = log 2525 111225
Jawaban : C

Soal No.10 (UN 2012)

Seorang penjual daging pada bulan Januari dapat menjual 120 kg, bulan Februari 130 kg, Maret dan seterusnya selama 10 bulan selalu bertambah 10 kg dari bulan sebelumnya. Jumlah daging yang terjual selama 10 bulan adalah…

  1. 1.050 kg
  2. 1.200 kg
  3. 1.350 kg
  4. 1.650 kg
  5. 1.750 kg

PEMBAHASAN :
Diketahui:
a = 120
b = (130-120) = 10
Menentukan jumlah daging selama 10 bulan (S10)
S10 = (2(120)+9(10)) = 1650
Jawaban : D

Soal No.11 (SBMPTN 2013)

Diketahui deret geometri tak hingga U1 + U2 +U3 + … Jika rasio deret tersebut adalah r dengan – 1 1 + U3 + U5 + … = U1 + (U2 + U4 + U6 + …) maka nilai r2=…
  1. 1

PEMBAHASAN :

Jawaban : B

Soal No.12 (UN 2000)

Dari deret aritmetika diketahui suku tengah 32. Jika jumlah n suku pertama deret itu 672, banyak suku deret itu adalah..

  1. 17
  2. 19
  3. 21
  4. 23
  5. 25

PEMBAHASAN :

Jawaban : C

Soal No.13 (SNMPTM 2012)

Jika a adalah suku pertama, r adalah rasio, dan Sn = 5(n+2) – 25 adalah jumlah n suku pertama deret geometri maka nilai a + r =…..

  1. 95
  2. 105
  3. 125
  4. 225
  5. 500

PEMBAHASAN :
Diketahui:
Sn = 5(n+2) – 25
Sn = 52 . 5n – 52
Sn = 25.5n – 25

Menentukan a dan r
Rumus Sn deret geometri

maka :
r = 5

a = 100
Sehingga, a + r = 100 + 5 = 105
Jawaban : B

Soal No.14 (UN 2007)

Suku ke-5 sebuah deret aritmetika adalah 11 dan jumlah nilai suku ke-8 dengan suku ke-12 sama dengan 52. Jumlah 8 suku pertama deret itu adalah…

  1. 68
  2. 72
  3. 76
  4. 80
  5. 84

PEMBAHASAN :
Diketahui:
U5 = a + 4b = 11 … pers 1
Ua + U12 = 52
(a+7b)+(a+11b) = 52
2a + 18b = 52
a + 9b = 26 … pers 2

Menentukan jumlah 8 suku pertama (S8)
Dari persamaan 1 dan 2
a + 9b = 26
a + 4b = 11 –
5b = 15
b = 3
maka a = -1
S8 = 8/2 (2(-1)+7.3)
S8 = 4 (-2+21)
S8 = 76
Jawaban : C

Soal No.15 (SBMPTN 2014)

Jika suku pertama, ke-3 dan ke-6 suatu barisan aritmetika masing-masing adalah b-a, a, 36 serta jumlah 9 suku pertama barisan tersebut adalah 180, maka beda barisan tersebut adalah …

  1. 18
  2. 16
  3. 12
  4. 9
  5. 6

PEMBAHASAN :

Jawaban : B

Soal No.16 (UN 1995)

Diketahui deret bilangan 10 + 11 + 12 + 13 + … + 99. Dari deret bilangan itu, jumlah bilangan yang habis dibagi 2 tetapi tidak habis dibagi 5 adalah…

  1. 950
  2. 1480
  3. 1930
  4. 1980
  5. 2430

PEMBAHASAN :

Jawaban : D

Soal No.17 (SBMPTN 2014)

Diketahui a, a + b, dan 4a+b merupakan 3 suku berurutan suatu barisan aritmetika. Jika a, a+b, 4a+b+9 merupakan suatu barisan geometri maka a+b =…

  1. 2
  2. 3
  3. 4
  4. 5
  5. 6

PEMBAHASAN :

  • a, a+b, 4a+b (barisan aritmatika)
    U1, U2, U3
    2U2 = U1 + U3
    2(a+b) = a + 4a + b
    2a+2b = 5a+b
    b = 3a…pers 1
  • a, a+b, 4a+b+9 (barisan geometri)
    U1, U2, U3
    U22 = U1 . U3
    (a+b)2 = a(4a+b+9)
    (a+3a)2 = a(4a+3a+9)
    16a2 = 7a2+9a
    9a2 – 9a = 0
    9a(a – 1) = 0
    a = 0 ∨ a=1

Jika a = 1 maka b = 3(1) = 3
maka a+b = 1+3 = 4
Jawaban : C

Soal No.18 (UN 2012)

Suku ke-3 dan suku ke-7 suatu deret geometri berturut-turut adalah 16 dan 256. Jumlah suku 7 suku pertama deret tersebut adalah …

  1. 500
  2. 504
  3. 508
  4. 512
  5. 516

PEMBAHASAN :

Jawaban : C

Soal No.19 (UM UGM 2013)

Jumlah n suku pertama suatu deret aritmetika dinotasikan dengan Sn. Jika suku pertama deret tersebut tak nol dan S4,S8, S16 membentuk barisan geometri maka = …
  1. 2
  2. 4
  3. 6
  4. 8
  5. 10

PEMBAHASAN :
Sn termasuk deret aritmatika
S4,S8,S16 termasuk barisan geometri

Menentukan beda (b)
S4 = 2(2a+3b)
S8 = 4(2a+7b)
S16 = 8(2a+15b)
S82 = S4 S16
16(2a+7b)2 = 16(2a + 3b)(2a + 15b)
4a2 + 28ab + 49b2 = 4a2 + 36ab + 45b2
4b2 = 8ab
4b = 8a
b = 2a

Menentukan

Jawaban : B

Soal No.20 (UN 1993)

Suku pertama dan rasio barisan geometri berturut-turut 2 dan 3. Jika jumlah n suku pertama deret tersebut adalah 80, banyak suku barisan tersebut adalah

PEMBAHASAN :

Jawaban : B

Soal No.21 (SBMPTN 2014)

Diketahui a, a+b, a+5b merupakan 3 suku pertama suatu barisan geometri. Jika a, a+b, x, y dan z merupakan 5 suku pertama barisan aritmetika dan x + y + x = -15, maka suku ke 10 barisan aritmetika tersebut adalah…

  1. -14
  2. -15

PEMBAHASAN :

Jawaban : B

Soal No.22 (UN 2014)

Jumlah konsumsi gula pasir oleh penduduk suatu kelurahan pada tahun 2013 sebesar 1.000 kg dan selalu meningkat dua kali lipat setiap tahun. Total konsumsi gula penduduk tersebut tersebut pada tahun 2013 sampai dengan tahun 2018 adalah …

  1. 62.000 kg
  2. 63.000 kg
  3. 64.000 kg
  4. 65.000 kg
  5. 66.000 kg

PEMBAHASAN :

Jawaban : B

Soal No.23 (SBMPTN 2014)

Jika S = 1 + sin2x + sin22x + sin3 2x+…
  1. < S < 2
  2. < S < 2
  3. < S <
  4. < S <
  5. < S <

PEMBAHASAN :

Jawaban : A

Soal No.24 (UN 2014)

Seutas tali dipotong menjadi 5 bagian sehingga panjang potongan-potongan tali tersebut membentuk barisan geometri. Jika panjang potongan tali terpendek 6 cm dan tali terpanjang 96 cm maka panjang tali semula adalah ..

  1. 96 cm
  2. 185 cm
  3. 186 cm
  4. 191 cm
  5. 192 cm

PEMBAHASAN :
Diketahui:
n = 5
a = 6
Menentukan rasio (r)
U5 = ar4
96 = 6r4
r4 = 16
r = 2

Menentukan panjang tali semula

Jawaban : C

Soal No.25 (UN 2010)

Tiga buah bilangan membentuk barisan aritmatika dengan beda tiga. Jika suku kedua dikurangi 1,maka terbentuklah barisan geometri dengan jumlah 14. Rasio barisan tersebut adalah …

  1. 4
  2. 2
  3. -2

PEMBAHASAN :
Misal tiga buah bilangan tersebut adalah:
x – 3, x, x + 3
Diketahui jumlah barisan geometri = 14, jika suku kedua dikurangi 1, Maka:
(x – 3) + (x – 1) + (x + 3) = 14
x = 5
deret aritmatika : 2, 4, 8

Jawaban : B

Soal No.26 (UN 2007)

Bakteri jenis A berkembang biak menjadi dua kali lipat setiap lima menit. Pada waktu lima belas menit pertama banyaknya bakteri ada 400. Banyak bakteri pada waktu tiga puluh menit pertama adalah …

  1. 640 bakteri
  2. 3.200 bakteri
  3. 6.400 bakteri
  4. 12.800 bakteri
  5. 32.000 bakteri

PEMBAHASAN :
Diketahui U3 = 400 (lima belas menit pertama)
Menentukan jumlah bakteri awal (a)
U3 = 400
ar3 = 400
a.23 = 400
a = 50
Menentukan jumlah bakteri tiga puluh menit pertama (U7)
U7 = ar7= 50(2)6 = 64.000 bakteri
Jawaban : C

Soal No.27 (UN 2009)

Sebuah ayunan mencapai lintasan pertama sejauh 90 cm dan lintasan berikutnya hanya mencapai dari lintasan sebelumnya. Panjang lintasan seluruhnya hingga ayunan berhenti adalah….
  1. 120 cm
  2. 144 cm
  3. 240 cm
  4. 250 cm
  5. 260 cm

PEMBAHASAN :

Jawaban : C

Soal No.28 (UN 2013)

Sebuah bola tenis di jatuhkan dari ketinggian 2 m dan memantul menjadi tinggi sebelumnya. Panjang lintasan bola tenis tersebut sampai berhenti adalah…
  1. 8 m
  2. 16 m
  3. 18 m
  4. 24 m
  5. 32 m

PEMBAHASAN :

Jawaban : C

Semoga Bermanfaat

Artkel Terkait  Pola keruangan desa dan kota Desa Definisi desa menurut Bintarto (1977) adalah suatu perwujudan geografi yang ditimbulkan oleh unsur-unsur fisiografis, sosial, ekonomis, politik, dan budaya di suatu wilayah dalam hubungan dengan pengaruh timbal balik dengan daerah-daerah lain. Sedangkan menurut undang-undang No. 5 tahun 1979 tentang pemerintah daerah, desa adalah suatu wilayah yang ditempati oleh sejumlah penduduk sebagai kesatuan masyarakat hukum, yang mempunyai organisasi pemerintahan terendah, langsung di bawah Camat dan berhak menyelenggarakan rumah tangganya sendiri dalam ikatan negara kesatuan Republik Indonesia. Unsur-unsur desa: 1. Lokasi: luas dan batas wilayah serta penggunaannya 2. Penduduk: jumlah, pertumbuhan, kepadatan, persebaran, dan mata pencaharian 3. Tata kehidupan: pola dan ikatan pergaulan sesama penduduk desa 4. Keadaan tanah dan iklim: mempengaruhi hasil dari lahan pertanian 5. Keadaan bentang alam: sebaran desa di daerah yang datar lebih maju Klasifikasi desa: Berdasarkan tingkat perkembangan masyarakat : a. Desa tradisional Ciri-ciri desa tradisional: - Masyarakatnya masih terasing - kebutuhan hidup masih tergantung pada alam - masih terikat adat istiadat - bermatapencaharian sama - kehidupan sosial masih tertutup - wilayah masih terisolasi b. Desa swadaya Ciri-ciri desa swadaya: - wilayahnya terisolir - penduduknya jarang - bersifat tertutup - bermata pencaharian sama - hubungan sosial yang erat - kurangnya sarana dan prasarana c. Desa swakarya Ciri-ciri desa swakarya: - wilayah tidak terisolir - tidak terikat adat istiadat - mulai mengenal teknologi - sarana dan prasarana memadai - lalu lintas lancar d. Desa swasembada Ciri-ciri desa swasembada - Berlokasi di ibukota dan kecamatan - Penduduk padat - Tidak terikat dengan adat istiadat - Sudah memiliki fasilitas yang maju Berdasarkan bentuk ikatannya: a. Desa geneologis, contoh masyarakat Minangkabau b. Desa territorial, contoh masyarakat Jawa dan Madura c. Desa campuran, contoh masyarakat Sumatera Berdasarkan keadaan topografi desa: a. Desa yang wilayahnya datar, transportasi dilakukan dengan mobil, truk, dokar, atau delman. b. Desa yang wilayahnya kasar atau berbukit, transportasi dilakukan dengan kendaraan berat, kuda, ruk, dan pesawat terbang. Berdasarkan unsur letak desa: 1. Pada umumnya menjauhi kota 2. Desa yang dekat dengan kota lebih maju 3. Letak desa berjauhan satu sama lain 4. Perjalanan dari desa ke desa menjauhi kota 5. Lingkungan geografi terletak pada daerah dengan air tanah dangkal 6. Alat transportasi wilayah ini dengan kuda dan kendaraan berat Potensi desa untuk Negara Potensi yang dimiliki desa meliput sumber daya alam dan sumber daya manusia. Potensi tersebut berupa potensi fisik dan non fisik. 1. Potensi fisik meliputi iklim dan cuaca, flora dan fauna, juga tanah dan air 2. potensi non fisik meliputi masyarakat desa, Lembaga-lembaga sosial desa, dan aparatur desa Fungsi desa untuk Negara 1. Desa sebagai hinterland, desa sebagai pemasok kebutuhan karena desa lebih banyak memproduksi daripada mengkonsumsi 2. Desa sebagai sumber tenaga, menyediakan jumlah tenaga kerja yang banyak 3. Desa sebagai bentuk pemerintahan, desa sebagai bentuk terkecil dari pemerintahan 4. Desa merupakan mitra, desa sebagai awal terbentuknya kota sehingga desa merupakan mitra pembangunan negara Pola persebaran desa 1. Pola memanjang (linier) Pola ini biasanya mengikuti arah jalan umum atau jalan besar, masyarakat menyebar di sisi kanan atau kiri jalan raya. 2. Pola tersebar Pola ini terjadi karena kesuburan tanah tidak merata sehingga desa tersebar tidak teratur 3. Pola menyebar Pola ini terjadi karena permukaan wilayah yang kasar sehingga masyarakat menjadi menyebar Kota Menurut Permendagri No. 4 Tahun 1980 kota adalah suatu wadah yang memiliki batasan administrasi wilayah seperti kotamadya dan kota administrative. Kota juga berarti suatu lingkungan kehidupan perkotaan yang mempunyai ciri non agraris. Sedangkan menurut UU No. 22 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah, kota adalah Kawasan yang mempunyai kegiatan utama bukan pertanian dengan susunan fungsi Kawasan sebagai tempat pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial, dan kegiatan ekonomi. Kota biasanya mengelilingi pusat-pusat daerah kegiatan (PDK), sedangkan wilayah di luar daerah kegiatan disebut selaput inti kota (SIK). Pengelompokkan unit kegiatan di kota yaitu: 1. sentralisasi, kegiatan mengelompok pada suatu titik atau tempat menjadi pusat daerah kegiatan. Keramaian terjadi pada siang hari karena fasilitasnya berupa kantor, bank, toko, dll. 2. nukleasi, sama seperti PDK 3. desentralisasi, kegiatan menjauhi titik utama sehingga menimbulkan pusat-pusat baru 4. segregasi, kelompok perumahan-perumahan yang terpisah karena perbedaan sosial Unit kegiatan yang terjadi di perkotaan sebagai berikut: a. Pertokoan b. Perumahan c. Pemerintahan d. Stasiun e. Pasar f. Sekolah g. Hiburan dan rekreasi Interaksi kota Interaksi yang positif di kota: 1. Pengetahuan penduduk desa meningkat karena adanya sarana Pendidikan 2. Para guru dapat memperoleh pengetahuan yang luas sehingga dapat menjadi penggerak kemajuan warga 3. Teknologi pertanian dan peternakan meningkatkan hasil produksi 4. Banyaknya para ahli sehingga dapat melestarikan lingkungan desa Interaksi yang negative di kota: 1. Banyak lapangan kerja di kota sehingga tenaga kerja untuk pertanian berkurang 2. Tata guna lahan di pedesaan berubah karena perluasan kota 3. Penetrasi kebudayaan kota ke desa 4. Masalah pangan, pengangguran, dan lingkungan Interaksi kota di bidang ekonomi dan sosial budaya 1. Bidang ekonomi - pangan, pakaian, dan perumahan - tenaga kerja - sumber daya alam dan energi - perindustrian 2. Bidang sosial - kepadatan penduduk - jumlah penduduk - perkembangan koperasi dan organisasi sosial - pertambahan penduduk - persebaran penduduk 3. Bidang budaya - kesenian - Bahasa - kemasyarakatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *