BUNYI (SOAL DAN PEMBAHASAN) – fisika fsm blog

Posted on

Pembahasan Selanjutnya

25 soal dan pembahasan gelombang bunyi SMA, meliputi sub bab intensitas bunyi, taraf intensitas bunyi, taraf intensitas bunyi, bunyi  pada pipa organa terbuka dan tertutup, bunyi pada dawai, efek dopler, layangan bunyi dan soal soal teori bunyi.

1.   Intensitas gelombang bunyi pada jarak 5 m dari sumber bunyi adalah 2 ×10-4 watt/m². Pada jarak 10 m dari sumber bunyi intensitasnya adalah …

a. 0,5 × 10-4 watt/m2

b. 1 × 10-4 watt/m2

c. 2 × 10-4  watt/m2

d. 4 × 10-4 watt/m2

e. 8 × 10-4  watt/m2

jawab;

pembahasan:

rumus perbandingan intensitas bunyi dan jarak

2.      Gelombang bunyi adalah … .

a. gelombang transversal

b. gelombang longitudinal

c. gelombang elektromagnetik 

d. gelombang yang dapat dipolarisasikan 

e. gelombang yang dapat merambat dalam vakum

jawab:B


3.      Nada bunyi akan terdengar lemah jika …

a. frekuensinya tinggi

b. frekuensinya rendah

c. amplitudonya besar

d. amplitudonya kecil

e. periodenya tak beraturan

jawab: D

nada atau tinggi rendah bunyi dipengaruhi oleh frekuensi dan periode bunyi, semakin besar frekuensi bunyi maka nada akan semakin tinggi dan sebaliknya


4.      Tinggi rendahnya nada bergantung pada … .

a. kecepatan      d. amplitudo

b. pola getar       e. panjang gelombang

c. frekuensi

jawab: C

nada atau tinggi rendah bunyi dipengaruhi oleh frekuensi dan periode bunyi, semakin besar frekuensi bunyi maka nada akan semakin tinggi dan sebaliknya

5.      Kuat lemahnya nada/bunyi bergantung pada … .

a. amplitudo                    d. kecepatan

b. panjang gelombang  e. pola getar

c. frekuensi

jawab: A

kuat lemah bunyi/keras – pelannya bunyi / intensitas bunyi dipengaruhi oleh amplitudo, energi dan daya bunyi


6.      Sebuah pipa organa tertutup memiliki panjang 0,8 m. Jika cepat rambat bunyi di udara adalah 320 ms-1, maka dua frekuensi resonansi terendah yang dihasilkan oleh getaran udara di dalam pipa adalah … .

a. 100 Hz dan 200 Hz

b. 100 Hz dan 300 Hz

c. 200 Hz dan 400 Hz

d. 200 Hz dan 600 Hz

e. 400 Hz dan 800 Hz

jawab;

pembahasan:

nada dasar pada pipa organa tertutup terjadi jika L = ¼ panjang gelombang

sehingga:

L = ¼ λ

λ = 4L = 3,2 m

f = v/λ = 100 Hz

PERBANDINGAN f0 : f1 : f2 —-> 1 : 3 : 5

f1 = 300 Hz

f2 = 500 Hz


7.      Dua pipa organa terbuka A dan B ditiup bersama-sama. Pipa A menghasilkan nada dasar yang sama tinggi dengan nada atas kedua pipa B. Maka perbandingan panjang pipa organa A dengan pipa organa B adalah … .

Artkel Terkait  Try Out (TO) Ujian Nasional/UN SMA Kimia Dengan Jawaban

a. 1 : 2       c. 2 : 1                         e. 3 : 1

b. 1 : 3       d. 2 : 5

JAWAB: D

pembahasan:

rumus pipa organa terbuka:


L = (n + 1) 1/2 λ


rumus pipa organa tertutup:

 L = (2n + 1) ¼ λ


n = 0, 1, 2, 3, 4,…..

n = 0 ——-> untuk nada dasar

n = 1 ——-> untuk nada pertama

n = 2 ——-> untuk nada kedua

dan seterusnya ……..

8.      Seorang penerbang yang pesawat terbangnya mendekati menara bandara mendengar bunyi sirine menara dengan frekuensi 2.000 Hz. Jika sirine memancarkan bunyi dengan frekuensi 1.700 Hz, dan cepat rambat bunyi di udara 340 m/s, maka kecepatan pesawat udara adalah … .

a. 236 km/jam      d. 200 km/jam

b. 220 km/jam      e. 196 km/jam

c. 216 km/jam

jawab: C

pembahasan:

rumus efek dopler

pendengar mendekati vp positif 

9.      Sebuah sumber gelombang bunyi dengan daya 50 W memancarkan gelombang ke medium sekelilingnya yang homogen. Intensitas radiasi gelombang tersebut pada jarak 10 m dari sumber adalah … .

a. 4/π × 10 -2 W/m2     d. 4,2/π × 103 W/m2

b. 1,25/π × 10 -1 W/m2     e. 2/π × 102 W/m2

c. 4 × 10 1 W/m2

jawab: B

pembahasan:

rumus intensitas bunyi

10.  Taraf intensitas bunyi sebuah mesin rata-rata 50 dB. Apabila seratus mesin dihidupkan bersama, maka taraf intensitasnya adalah … .

a. 100 dB       c. 70 dB       e. 20 dB

b. 75 dB          d. 80 dB   

jawab: D

pembahasan:

rumus taraf intensitas bunyi

TI2 =  TI1 + 10.log n

TI2 = 50 +10.log100

TI2 = 50 + 30 = 80 db

ket:

n = banyaknya/ jumlah sumber bunyi


11.  Seutas dawai panjangnya 1,80 meter. Jika tegangan dawai diatur sedemikian hingga kecepatan gelombang transversal yang dihasilkannya adalah 900 m/s, maka frekuensi nada atas pertama adalah ….

a. 640 Hz   c. 320 Hz         e. 125 Hz

b. 500 Hz   d. 250 Hz        

jawab: B

pembahasan

nada atas pertama:

l = λ

λ = 1,8 m

f = v/λ = 900/1,8 = 500 Hz


12.  Pipa organa terbuka yang panjangnya25 cm menghasilkan frekuensi nada dasar sama dengan frekuensi yang dihasilkan oleh dawai yang panjangnya 150 cm. Jika cepat rambat bunyi di udara 340 ms-1 dan cepat rambat gelombang transversal pada dawai 510 ms-1 maka dawai menghasilkan .…

Artkel Terkait  Cara Mengganti Lampu rumah yang Putus, dengan Benar dan Aman

a. nada dasar

b. nada atas pertama

c. nada atas kedua

d. nada atas ketiga

e. nada atas keempat

jawab: D

pembahasan:


13.  Bila tegangan suatu dawai gitar menjadi 4 kali lebih besar, maka nadanya mempunyai frekuensi yang….

a. 4 kali lebih tinggi

b. 2 kali lebih tinggi

c. 4 kali lebih rendah

d. 2 kali lebih rendah

e. 16 kali lebih tinggi

jawab: B

pembahasan:

rumus hukum melde / bunyi pada dawai / tali

14.  Apabila kita hendak menaikkan tinggi nada dari suatu dawai maka dapat dilakukan dengan cara ….

a. panjang dawai diperbesar

b. panjang dawai diperkecil

c. penampang dawai diperbesar

d. tegangan dawai diperkecil

e. dawai diganti dengan dawai yang lain jenisnya

jawab: B


15.  Nada dasar sebuah pipa organa tertutup beresonansi dengan nada atas pertama sebuah pipa organa terbuka. Apabila panjang tabung pipa organa terbuka 50 cm, maka panjang tabung pipa organa tertutup adalah ….

a. 2 m       c. 0,05 m         e. 0,125 m

b. 1 m       d. 0,25 m

jawab: E


16.   Intensitas bunyi dapat ditingkatkan dengan :

a. memperbesar frekuensi dan amplitudonya

b. memperbesar frekuensinya saja

c. memperkecil frekuensi dan amplitudonya saja

d. memperbesar amplitudonya saja

e. memperkecil amplitudonya dan memperbesar frekuensinya

jawab: D


17.  Sebuah sumber bunyi dengan daya 314 watt merambatkan energinya ke segala arah sama besar. Seorang pengamat mendeteksi taraf intensi-tasnya pada suatu tempat sebesar 100 dB. Jarak pengamat dengan sumber bunyi jika intensitas ambang I = 10-12 watt/m² adalah ….

a. 50 m     c. 5000 m        e. 1000 m

b. 100 m   d. 250 m

jawab: A

pembahasan:


TI = 10log(I/I)

100 = 10 log (I/10-12)

10 = log (I/10-12)

log  1010= log (I/10-12)

1010 = I/10-12

I = 10-2


I = P/(4πr2)

10-2 = 314 / 4.3,14.r2

r2 = 10000/4 = 2500

r = 50 m


18.  Taraf intensitas bunyi sebuah mesin rata-rata 50 dB. Apabila 100 mesin dihidupkan bersamaan, maka taraf intensitasnya adalah ….

a. 20 dB    c. 70 dB     e. 150 dB

b. 50 dB    d. 75 dB

jawab: C

pembahasan:

TI = 50 + 20 = 70 dB

Tiap kelipatan 10  —->  TI bertambah 10


19.  Agar taraf intensitas berkurang 20 dB, jarak ke sumber bunyi harus dijadikan… kali semula.

Artkel Terkait  Pola keruangan desa dan kota Desa Definisi desa menurut Bintarto (1977) adalah suatu perwujudan geografi yang ditimbulkan oleh unsur-unsur fisiografis, sosial, ekonomis, politik, dan budaya di suatu wilayah dalam hubungan dengan pengaruh timbal balik dengan daerah-daerah lain. Sedangkan menurut undang-undang No. 5 tahun 1979 tentang pemerintah daerah, desa adalah suatu wilayah yang ditempati oleh sejumlah penduduk sebagai kesatuan masyarakat hukum, yang mempunyai organisasi pemerintahan terendah, langsung di bawah Camat dan berhak menyelenggarakan rumah tangganya sendiri dalam ikatan negara kesatuan Republik Indonesia. Unsur-unsur desa: 1. Lokasi: luas dan batas wilayah serta penggunaannya 2. Penduduk: jumlah, pertumbuhan, kepadatan, persebaran, dan mata pencaharian 3. Tata kehidupan: pola dan ikatan pergaulan sesama penduduk desa 4. Keadaan tanah dan iklim: mempengaruhi hasil dari lahan pertanian 5. Keadaan bentang alam: sebaran desa di daerah yang datar lebih maju Klasifikasi desa: Berdasarkan tingkat perkembangan masyarakat : a. Desa tradisional Ciri-ciri desa tradisional: - Masyarakatnya masih terasing - kebutuhan hidup masih tergantung pada alam - masih terikat adat istiadat - bermatapencaharian sama - kehidupan sosial masih tertutup - wilayah masih terisolasi b. Desa swadaya Ciri-ciri desa swadaya: - wilayahnya terisolir - penduduknya jarang - bersifat tertutup - bermata pencaharian sama - hubungan sosial yang erat - kurangnya sarana dan prasarana c. Desa swakarya Ciri-ciri desa swakarya: - wilayah tidak terisolir - tidak terikat adat istiadat - mulai mengenal teknologi - sarana dan prasarana memadai - lalu lintas lancar d. Desa swasembada Ciri-ciri desa swasembada - Berlokasi di ibukota dan kecamatan - Penduduk padat - Tidak terikat dengan adat istiadat - Sudah memiliki fasilitas yang maju Berdasarkan bentuk ikatannya: a. Desa geneologis, contoh masyarakat Minangkabau b. Desa territorial, contoh masyarakat Jawa dan Madura c. Desa campuran, contoh masyarakat Sumatera Berdasarkan keadaan topografi desa: a. Desa yang wilayahnya datar, transportasi dilakukan dengan mobil, truk, dokar, atau delman. b. Desa yang wilayahnya kasar atau berbukit, transportasi dilakukan dengan kendaraan berat, kuda, ruk, dan pesawat terbang. Berdasarkan unsur letak desa: 1. Pada umumnya menjauhi kota 2. Desa yang dekat dengan kota lebih maju 3. Letak desa berjauhan satu sama lain 4. Perjalanan dari desa ke desa menjauhi kota 5. Lingkungan geografi terletak pada daerah dengan air tanah dangkal 6. Alat transportasi wilayah ini dengan kuda dan kendaraan berat Potensi desa untuk Negara Potensi yang dimiliki desa meliput sumber daya alam dan sumber daya manusia. Potensi tersebut berupa potensi fisik dan non fisik. 1. Potensi fisik meliputi iklim dan cuaca, flora dan fauna, juga tanah dan air 2. potensi non fisik meliputi masyarakat desa, Lembaga-lembaga sosial desa, dan aparatur desa Fungsi desa untuk Negara 1. Desa sebagai hinterland, desa sebagai pemasok kebutuhan karena desa lebih banyak memproduksi daripada mengkonsumsi 2. Desa sebagai sumber tenaga, menyediakan jumlah tenaga kerja yang banyak 3. Desa sebagai bentuk pemerintahan, desa sebagai bentuk terkecil dari pemerintahan 4. Desa merupakan mitra, desa sebagai awal terbentuknya kota sehingga desa merupakan mitra pembangunan negara Pola persebaran desa 1. Pola memanjang (linier) Pola ini biasanya mengikuti arah jalan umum atau jalan besar, masyarakat menyebar di sisi kanan atau kiri jalan raya. 2. Pola tersebar Pola ini terjadi karena kesuburan tanah tidak merata sehingga desa tersebar tidak teratur 3. Pola menyebar Pola ini terjadi karena permukaan wilayah yang kasar sehingga masyarakat menjadi menyebar Kota Menurut Permendagri No. 4 Tahun 1980 kota adalah suatu wadah yang memiliki batasan administrasi wilayah seperti kotamadya dan kota administrative. Kota juga berarti suatu lingkungan kehidupan perkotaan yang mempunyai ciri non agraris. Sedangkan menurut UU No. 22 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah, kota adalah Kawasan yang mempunyai kegiatan utama bukan pertanian dengan susunan fungsi Kawasan sebagai tempat pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial, dan kegiatan ekonomi. Kota biasanya mengelilingi pusat-pusat daerah kegiatan (PDK), sedangkan wilayah di luar daerah kegiatan disebut selaput inti kota (SIK). Pengelompokkan unit kegiatan di kota yaitu: 1. sentralisasi, kegiatan mengelompok pada suatu titik atau tempat menjadi pusat daerah kegiatan. Keramaian terjadi pada siang hari karena fasilitasnya berupa kantor, bank, toko, dll. 2. nukleasi, sama seperti PDK 3. desentralisasi, kegiatan menjauhi titik utama sehingga menimbulkan pusat-pusat baru 4. segregasi, kelompok perumahan-perumahan yang terpisah karena perbedaan sosial Unit kegiatan yang terjadi di perkotaan sebagai berikut: a. Pertokoan b. Perumahan c. Pemerintahan d. Stasiun e. Pasar f. Sekolah g. Hiburan dan rekreasi Interaksi kota Interaksi yang positif di kota: 1. Pengetahuan penduduk desa meningkat karena adanya sarana Pendidikan 2. Para guru dapat memperoleh pengetahuan yang luas sehingga dapat menjadi penggerak kemajuan warga 3. Teknologi pertanian dan peternakan meningkatkan hasil produksi 4. Banyaknya para ahli sehingga dapat melestarikan lingkungan desa Interaksi yang negative di kota: 1. Banyak lapangan kerja di kota sehingga tenaga kerja untuk pertanian berkurang 2. Tata guna lahan di pedesaan berubah karena perluasan kota 3. Penetrasi kebudayaan kota ke desa 4. Masalah pangan, pengangguran, dan lingkungan Interaksi kota di bidang ekonomi dan sosial budaya 1. Bidang ekonomi - pangan, pakaian, dan perumahan - tenaga kerja - sumber daya alam dan energi - perindustrian 2. Bidang sosial - kepadatan penduduk - jumlah penduduk - perkembangan koperasi dan organisasi sosial - pertambahan penduduk - persebaran penduduk 3. Bidang budaya - kesenian - Bahasa - kemasyarakatan

a. 2            c. 20                e. 200

b. 10          d. 100

jawab: A

pembahasan:

trik / rumus cepat:

jika jarak naik kelipatan 10. Taraf intensitas berkurang 20 dB


20.  Taraf intensitas bunyi suatu tempat yang berjarak 5 m dari sumber bunyi sebesar 70 dB. Tempat yang berjarak 0,5 m dari sumber bunyi bertaraf intensitas sebesar ….

a. 9 dB      c. 90 dB          e. 110 dB

b. 80 dB    d. 100 dB

jawab: C

pembahasan:

trik/rumus cepat

jika jarak naik kelipatan 10. Taraf intensitas berkurang 20 dB


21.  Jika sumber bunyi bergerak dengan kecepatan v mendekati pendengar yang diam, dibandingkan dengan sumber bunyi diam dan pendengar mendekati sumber bunyi dengan kecepatan yang sama, maka terdengar bunyi ….

a. yang pertama lebih tinggi daripada yang kedua

b. yang pertama lebih keras daripada yang kedua

c. sama tinggi

d. yang pertama lebih lemah daripada yang kedua

e. yang pertama lebih rendah daripada yang kedua

jawab: A

pengaruh efek dopler


22.  Sumber bunyi yang memancarkan bunyi dengan panjang gelombang 10 cm dan pendengar bergerak saling menjahui dengan kecepatan masing-masing 60 m/s dan 40 m/s. Kecepatan rambatan bunyi di udara 340 m/s. Frekuensi bunyi yang didengar adalah….

a. 3400 Hz                 c. 3643 Hz     e. 2550 Hz

b. 3230 Hz                 d. 4533 Hz  

jawab: E

pembahasan:


23.  Mobil A mendekati pengamat (diam) dengan kecepatan 30 m/s sambil membunyikan sirine berfrekuensi 504 Hz. Saat itu juga mobil B mendekati P dari arah yang berlawanan dengan A, pada kecepatan 20 m/s sambil membunyikan sirine berfrekuensi518 Hz. Jika cepat rambat bunyi di udara saat ini 300 m/s maka frekuensi layangan yang didengar P adalah ….

a. 14 Hz                 d. 5 Hz

b. 10 Hz                 e. 4 Hz

c. 7 Hz

jawab: D

pembahasan:

24.  Tinggi rendahnya bunyi yang kita dengar tergantung pada . . . .

 a. Amplitudo

b. Cepat rambat bunyi

c. Frekuensi

 d. Kepadatan medium

 e. Intensitas bunyi

jawab: C

25.  Suara guntur terdengar 2 sekon setelah kilat terlihat oleh pengamat. Jika cepat rambat bunyi di udara 340 m/s, maka jarak petir tersebut dari pengamat adalah . . . .

a. 170 meter         d. 1.020 meter

b. 340 meter         e. 1.360 meter

c. 680 meter

jawab: C

pembahasan:

s = v.t = 340.2 = 680 m


Semogaa bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *