Rangkuman Materi, Contoh Soal & Pembahasan Masalah Pokok Ekonomi dan Sistem Ekonomi

Posted on

Untuk Pembelajaran selanjutnya…

Kebutuhan manusia

Kebutuhan manusia sangat berkaitan dengan kelangsungan dan kepuasan hidup manusia. Kebutuhan manusia tidak terbatas setelah kebutuhan sandang, pangan, dan papan terpenuhi maka manusia akan berusaha untuk memenuhi kebutuhan yang lainnya. Kebutuhan manusia selain yang bersifat konkrit/ nyata juga ada yang bersifat abstrak/ tidak nyata seperti rasa aman dan tenteram, dihargai dan dihormati, dan sebagainya.

Faktor-faktor yang menyebabkan kebutuhan manusia menjadi tidak terbatas, yaitu:

  1. Jumlah penduduk yang terus bertambah
  2. Semakin majunya ilmu pengetahuan dan teknologi
  3. Pergaulan dalam lingkungan tempat tinggal
  4. Meningkatnya taraf hidup
  5. Semakin majunya kebudayaan manusia

Macam-macam kebutuhan manusia:

  1. Menurut intensitas kegunaan atau tingkatannya
    1. Kebutuhan primer
      Kebutuhan primer adalah kebutuhan pokok atau kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi sangat penting bagi kelangsungan hidupnya. Contohnya sandang (pakaian), pangan (makanan), papan (tempat tinggal).
    2. Kebutuhan sekunder
      Kebutuhan sekunder akan dipenuhi apabila kebutuhan primer sudah terpenuhi. Kebutuhan sekunder tidak terlalu penting tanpa dipenuhipun manusia tetap dapat hidup sesuai kodratnya. Contohnya radio, televisi, kulkas, meja, kursi, dan lain-lain.
    3. Kebutuhan tersier
      Kebutuhan tersier merupakan pemenuhan kebutuhan yang berkenaan dengan status atau prestise seseorang sehingga lebih dihargai dan dihormati orang lain. Kebutuhan tersier dipenuhi apabila kebutuhan primer dan sekunder sudah terpenuhi. Contohnya villa, kendaraan mewah, kapal pesiar, rumah mewah, dan lain-lain.
  2. Menurut waktu
    1. Kebutuhan sekarang: kebutuhan yang tidak dapat ditunda pemenuhannya, contoh makanan Ketika lapar, minum ketika haus, obat-obatan Ketika sakit, dan sebagainya.
    2. Kebutuhan mendesak: kebutuhan yang terjadi secara tiba-tiba (insidental) dan mendesak. Contoh bantuan untuk korban bencana alam.
    3. Kebutuhan yang akan datang: kebutuhan yang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan yang akan dating atau dapat ditunda. Bersifat jangka pendek atau jangka Panjang. Contoh asuransi, tabungan, dana pension, dan lain-lain.
  3. Menurut sosial dan budaya
    Kebutuhannya berkaitan erat dengan lingkungan, tradisi/ adat-istiadat, dan juga sifat-sifat psikologis manusia. Meliputi:
    1. Kebutuhan sosial: kebutuhan yang berkaitan dengan tuntutan pergaulan dalam kehidupan bermasyarakat. Contoh pakaian dinas menunjukkan status atau kedudukan tertentu dalam kepegawaian.
    2. Kebutuhan psikologi: kebutuhan non ekonomis seperti kebutuhan akan rasa aman, kebahagiaan, ketentraman, dan kebebasan. Akan tetapi ada juga kebutuhan psikologi yang harus dipenuhi dengan uang contohnya keinginan untuk berkeluarga atau menikah.
  4. Menurut sifat
    1. Kebutuhan jasmani (material)Kebutuhan jasmani merupakan segala sesuatu yang dibutuhkan manusia untuk memelihara badannya (tuntutan fisik). Misalnya tempat kebugaran. Makanan, minuman, dan pakaian juga termasuk kebutuhan jasmani.
    2. Kebutuhan rohani (non material)Kebutuhan untuk memeluk agama atau kepercayaan tertentu merupakan kebutuhan seseorang agar merasa tentram dan memiliki pegangan sebagai pedoman hidup. Contoh lain kebutuhan rohani  berkenaan dengan tuntutan perasaan, etika, dan keyakinan  agar terpenuhinya kepuasan batin. Melakukan rekreasi juga termasuk dalam pemenuhan kebutuhan rohani.
  5. Menurut subjek yang membutuhkan
    1. Kebutuhan individual
      Manusia sebagai mahluk pribadi mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda. Kebutuhan antara seorang pegawai, petani, ataupun pedagang dari segi berpakaian dan perlengkapan yang digunakan akan berbeda.
    2. Kebutuhan kelompok atau kolektif
      Kebutuhan kelompok dapat diartikan sebagai kebutuhan yang dapat dirasakan  bersama-sama. Misalnya kebutuhan pada fasilitas umum seperti pasar, jalan, jembatan, rumah sakit, dan lain-lain.

Faktor Produksi Sebagai Sumber Ekonomi

Produksi adalah kegiatan untuk menghasilkan barang dan jasa (sumber daya ekonomi). Dalam kegiatan proses produksi diperlukan sumber daya produksi yaitu sumber daya alam (tanah, air, hutan, bahan-bahan tambang, dll) dan sumber daya manusia (pengusaha, modal, dan peralatan yang dibuat oleh manusia). Sumber daya produksi disebut juga dengan faktor-faktor produksi.

Kebutuhan manusia sangat beragam dan tidak terbatas sedangkan sumber daya yang ada jumlahnya terbatas bahkan langka. Sehingga diperlukan pengorbanan (uang, waktu, tenaga, pikiran) dalam memenuhi kebutuhannya.

Sumber daya ekonomi yang mengalami kelangkaan diantaranya:

  1. Kelangkaan sumber daya alam
    Setiap negara memiliki sumber daya alam yang berbeda-beda, seperti pada negara-negara maju yaitu Amerika, Jepang, Belanda, dan lainnya pada umumnya mengalami kelangkaan sumber daya alam berupa bahan mentah. Jenis-jenis bahan mentah yang bersifat langka diantaranya rempah-rempah, hasil hutan, hasil laut, bahan tambang (minyak bumi, besi, perak, emas, nikel, tembaga, dan lain-lain).
  2. Kelangkaan tenaga kerja
    Sumber daya manusia di negara-negara berkembang sangat potensial untuk dimanfaatkan dalam meningkatkan perekonomian. Akan tetapi sumber daya manusia tersebut menjadi langka (kurang produktif) disebabkan oleh:
    • Berpendidikan rendah
    • Tidak terlatih dan tidak terampil
    • Kurang berpengalaman
    • Kurang kreatif
    • Tidak memiliki jiwa wiraswasta

    Di negara-negara berkembang sangat kekurangan tenaga ahli untuk mengelola sumber daya alamnya. Jumlah pencari kerja banyak tetapi kriteria yang dibutuhkan dunia kerja tidak memenuhi syarat. Yang termasuk negara berkembang adalah Indonesia, Brazilia, Rusia, Kolumbia, India, Turki, Thailand, Fiipina, dan lain-lain.

  3. Kelangkaan modal
    Modal atau investasi sangat dibutuhkan terutama oleh negara-negara miskin dan negara-negara yang sedang berkembang untuk melakukan kegiatan ekonomi. Modal dibutuhkan untuk pengadaan bahan baku dan biaya operasional lainnya.
  4. Kelangkaan teknologi
    Produktivitas kegiatan ekonomi di negara berkembang masih sangat rendah. hal ini disebabkan penggunaan teknologi yang masih terbatas. Teknologi yang canggih dapat meningkatkan jumlah produksi dibandingkan dengan menggunakan alat tradisional atau manual.

Macam-Macam Barang Atau Benda Sebagai Alat Pemuas Kebutuhan

Alat-alat pemuas kebutuhan bisa berupa barang ataupun jasa. Barang sebagai alat pemuas kebutuhan yang konkrit atau berwujud sedangkan jasa adalah alat pemuas kebutuhan yang tidak berwujud.

Klasifikasi barang atau benda

  1. Berdasarkan cara memperolehnya
    1. Barang atau benda ekonomi
      Barang ekonomi adalah barang pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas, sedangkan kebutuhan masyarakat tidak terbatas dan untuk mendapatkannya membutuhkan pengorbanan atau biaya. Contohnya rumah, pakaian, makanan, minuman, dan kendaraan.
    2. Barang atau benda bebas
      Barang bebas adalah barang pemuas kebutuhan yang jumlahnya tidak terbatas sehingga untuk mendapatkannya tidak membutuhkan pengorbanan atau biaya. Contohnya air laut, udara, sinar matahari, pasir padang pasir. Barang bebas bisa menjadi barang ekonomi dalam situasi tertentu. Misalnya air bersih di pedesaan adalah barang bebas sedangkan  di perkotaan air bersih menjadi barang ekonomi diperoleh melalui PDAM.
  2. Berdasarkan kegunaannya
    1. Barang konsumsi
      Barang konsumsi adalah barang yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup, berupa barang jadi atau barang siap pakai. Barang konsumsi dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:
      • Barang konsumsi tahan lama: barang yang dapat dipakai berkali-kali seperti pakaian, sepatu, dan perabot rumah tangga.
      • Barang konsumsi tidak tahan lama: barang yang habis dalam sekali pakai seperti roti, jus, nasi, atau makanan dan minuman lainnya.
    2. Barang produksi
      Barang produksi adalah barang yang digunakan dalam proses produksi, untuk menghasilkan barang lain atau disebut juga dengan barang modal. Barang modal ada yang sekali habis dan ada yang bisa dipakai lebih dari satu kali proses produksi.
  3. Berdasarkan proses pembuatannya
    1. Bahan mentah atau bahan baku: bahan dasar atau barang yang belum mengalami proses produksi. Contohnya kapas, padi, kayu, rotan, kulit, dan lain-lain.
    2. Barang setengah jadi: barang yang sudah melalui proses produksi tetapi belum menjadi barang jadi atau barang siap pakai. Misalnya benang untuk membuat kain, tepung untuk membuat roti.
    3. Barang jadi: barang yang sudah mengalami proses produksi dan sudah siap pakai untuk memenuhi kebutuhan. Misalnya makanan dan minuman kaleng, pakaian, dan sepatu.
  4. Berdasarkan hubungannya dengan benda lain
    1. Barang substitusi: barang pemuas kebutuhan yang dapat menggantikan barang kebutuhan lainnya. Seperti jagung menggantikan beras, margarine menggantikan mentega.
    2. Barang komplementer: barang pemuas kebutuhan yang penggunaannya melengkapi barang kebutuhan lainnya. Contohnya kopi dan gula, tinta dan pulpen, bensin dan kendaraan.

Kegunaan Barang Pemuas Kebutuhan

Jenis-jenis kegunaan barang pemuas kebutuhan sebagai berikut:

  1. Elementary utility (kegunaan dasar): kegunaan barang mengalami peningkatan nilai guna mulai dari bahan dasar sampai menjadi barang jadi. Contohnya kapas adalah bahan dasar benang, benang adalah bahan dasar kain, dan kain adalah bahan dasar pakaian.
  2. Form utility (kegunaan bentuk): kegunaan barang setelah mengalami perubahan bentuk. Contohnya kayu memiliki nilai guna setelah diubah menjadi meja atau kursi.
  3. Ownership utility (kegunaan pemilikan): suatu barang menjadi lebih berguna setelah barang tersebut berpindah kepemilikan. Contohnya komputer yang terdapat di toko elektronik nilai guna barangnya menjadi bertambah setelah dimiliki oleh pihak tertentu (mahasiswa, sekretaris, atau penulis).
  4. Time utility (kegunaan waktu): barang tersebut menjadi lebih berguna apabila digunakan pada waktu yang tepat. Misalnya payung digunakan Ketika hujan.
  5. Utility of place (kegunaan tempat): nilai guna suatu barang akan bertambah ketika berpindah tempat. Misalnya pasir di sungai atau di pegunungan akan lebih berguna setelah diangkut untuk dijadikan bahan bangunan.

Masalah Pokok Ekonomi Yang Dihadapi

Masalah ekonomi timbul kebutuhan yang tidak terbatas sedangkan sumber daya ekonominya terbatas. Hal ini akan selalu dihadapi oleh setiap masyarakat. Tiga masalah pokok ekonomi tersebut yaitu:

  1. What
    Masalah ekonomi ini berkenaan dengan jenis barang atau jasa dan berapa banyak barang atau jasa tersebut akan diproduksi. Kemudian setelah barang atau jasa diproduksi tujuan akan berkembang menjadi keinginan untuk memperoleh keuntungan yang maksimal.
  1. How
    Setelah mengetahui jenis dan jumlah barang atau jasa yang akan diproduksi, kemudian harus disusun mengenai tata cara dan langkah-langkah untuk memproduksinya. Dengan cara produksi massal yang padat modal (intensifikasi modal) atau padat karya (intensifikasi tenaga). Apakah akan menggunakan teknologi canggih atau cara tradisional dalam memproses produksinya.
  1. For whom
    Masalah terakhir yang harus diselesaikan adalah:
    • Siapa yang akan mendapatkan manfaat dari barang atau jasa yang diproduksi
    • Apakah barang hasil produksi dapat sampai dan dimanfaatkan oleh masyarakat
    • Bagaimana cara mendistribusikan barang hasil produksi ke masyarakat

    Permasalahan tersebut harus diselesaikan sehingga barang hasil produksi tidak menumpuk di pihak produsen.

Biaya Peluang Atau Biaya Ekonomi (Opportunity Cost)

Biaya peluang atau biaya ekonomi merupakan ukuran suatu biaya yang harus dikeluarkan dalam rangka memproduksi barang atau jasa tertentu dengan adanya alternatif lain yang harus dikorbankan. Contohnya suatu perusahaan yang memproduksi makanan dan minuman, bagian pemasaran melaporkan bahwa makanan lebih banyak terjual dibandingkan dengan minuman. Maka produksi makanan akan ditingkatkan dengan konsekuensi biaya produksi untuk minuman akan dikurangi dan ditambahkan untuk meningkatkan biaya produksi makanan.

Sumber gambar : buku bse

Jumlah produksi makanan sebanyak F1 akan ditingkatkan menjadi sebanyak Fmaka produksi minuman akan berkurang dari D1 menjadi D2 . Tidak semua sumber daya produksi dapat secara langsung dialihkan menjadi alternatif produksi lain. Akan ada sumber daya produksi yang tidak terpakai. Faktor-faktor produksi yang tidak terpakai akan diperhitungkan sebagai biaya bagi produk penggantinya atau disebut juga dengan  biaya tenggelam (sunk cost).

Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi adalah suatu tata cara atau aturan yang mengatur dan mengorganisir seluruh kegiatan ekonomi individu, rumah tangga, atau masyarakat dengan melibatkan pemerintah atau swasta berdasarkan prinsip tertentu dengan tujuan untuk mencapai kesejahteraan. Sistem ekonomi ditetapkan untuk mengatasi masalah pokok dalam ekonomi. Setiap negara memiliki cara yang berbeda-beda dalam mengatasi masalah ekonomi. Beberapa macam sistem  ekonomi yang ada di dunia, diantaranya:

Sistem ekonomi tradisional

Sistem ekonomi tradisional adalah system ekonomi yang diterapkan secara turun-temurun berdasarkan kebiasaan dan adat istiadat yang berlaku di suatu wilayah.

Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional yaitu:

  • Jumlah produksi terbatas disesuaikan dengan kebutuhan
  • Teknologi yang digunakan masih sederhana
  • Belum ada pembagian kerja
  • Produktivitas masyarakat masih kurang
  • Kehidupan ekonomi mengandalkan sektor agraris
  • Pertukaran secara barter masih terjadi

Kelebihan menerapkan sistem ekonomi tradisional yaitu:

  • Anggota masyarakat tidak terbebani dengan target-target yang harus dicapai
  • Terhindar dari persaingan dan konflik-konflik
  • Tidak menimbulkan tekanan secara mental bagi masyarakat

Kekurangan menerapkan sistem ekonomi tradisional yaitu:

  • Kegiatan ekonomi hanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bukan untuk mencari keuntungan
  • Bekerja hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup tidak untuk mencapai kesejahteraan
  • Efisisensi penggunaan sumber daya tidak diperhitungkan
  • Perubahan-perubahan dianggap tabu sehingga derajat kehidupan masyarakat tidak meningkat

Sistem ekonomi komando

Sistem ekonomi komando atau terpusat dianut oleh negara dengan ideologi sosialis. Kegiatan perekonomian di atur oleh pemerintah. Kegiatan perekonomian sangat terbatas dan pihak swasta tidak diakui.. Sistem ekonomi ini juga disebut sistem ekonomi kolektif.

Ciri-ciri sistem ekonomi komando, sebagai berikut:

  • Masyarakat dan individu tidak memiliki kesempatan untuk berusaha
  • Pembagian kerja, jenis pekerjaan, serta regulasinya diatur oleh pemerintah
  • Perencanaan, kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi), dan pengawasan dilakukan oleh pemerintah
  • Sumber daya ekonomi dan sumber daya produksi dimiliki oleh pemerintah
  • Tidak ada kepemilikan perorangan
  • Harga dan tingkat bunga ditetapkan oleh pemerintah

Kelebihan menerapkan sistem ekonomi komando yaitu:

  • Kebutuhan masyarakat terpenuhi secara merata pendistribusian diatur oleh pemerintah
  • Pemerintah bertanggung jawab penuh terhadap perkembangan ekonomi
  • Terhindar dari krisis ekonomi masalah ekonomi diatur dan dikendalikan oleh pemerintah
  • Tidak terdapat kelas-kelas dalam masyarakat semua tergolong kelas pekerja pemerintah

Kekurangan menerapkan sistem ekonomi komando yaitu:

  • Perkembangan ekonomi dan teknologi lambat inisiatif dan kreativitas individu tidak berkembang
  • Hak milik perseorangan tidak diakui kecuali yang sudah dibagikan
  • Panjangnya jalur birokrasi menyebabkan informasi kurang akurat
  • Setiap individu dituntut untuk taat dalam melaksanakan keputusan-keputusan dan perintah-perintah yang ditetapkan pemerintah

Sistem ekonomi pasar/liberal

Pada sistem ekonomi pasar produsen dan konsumen diberikan kebebasan secara penuh untuk melakukan kegiatan perekonomian (laissez faire-bahasa Perancis yang berarti biarkanlah). Tokoh yang menganut sistem ini adalah Adam Smith. Pemerintah tidak ikut campur mempengaruhi kegiatan ekonomi yang ingin masyarakat lakukan. Sehingga setiap individu memiliki kebebasan dalam berusaha, kepemilikan benda, dan permodalan.

Ciri-ciri system ekonomi pasar sebagai berikut:

  • Pemerintah tidak melakukan intervensi terhadap pasar
  • Pemilik modal mempunyai hak atas sumber produksi
  • Sumber daya ekonomi dimiliki dan diatur oleh swasta secara bebas
  • Persaingan usaha sangat ketat dalam kegiatan ekonomi
  • Menimbulkan pembagian kelas atau status dalam masyarakat
  • Kegiatan ekonomi menganut prinsip laba
  • Pemakaian barang dan jasa bebas dilakukan oleh setiap individu

Kelebihan menganut sistem ekonomi pasar, sebagai berikut:

  • Kepemilikan individu diakui dan diberikan kebebasan untuk melakukan kegiatan ekonomi
  • Mendorong kreativitas individu dan masyarakat dalam kegiatan perekonomian
  • Persaingan dalam sistem ekonomi pasar menjadikan produsen memproduksi berbagai macam barang yang berkualitas sesuai kebutuhan pasar
  • Konsumen dapat memeroleh barang dan jasa sesuai dengan selera dan kebutuhannya

Kekurangan menganut sistem ekonomi pasar, sebagai berikut:

  • Kebebasan berproduksi dapat menimbulkan krisis ekonomi
  • Terjadi kesenjangan antara yang kaya dan miskin akibat kebebasan bersaing (yang kuat menindas yang lemah)
  • Tidak meratanya pendapatan setiap individu mencari keuntungan pribadi
  • Modal yang dimiliki oleh kaum kapitalis menyebabkan terjadinya monopoli. Sistem ekonomi pasar tumbuh bersamaan dengan sistem ekonomi kapitalis

Sistem ekonomi campur

Berdasarkan fakta di lapangan, tidak ada sistem ekonomi yang diterapkan secara murni. Masyarakat lebih condong menganut sistem ekonomi campuran. Sistem ekonomi campuran merupakan gabungan antara sistem ekonomi pasar dan sistem ekonomi komando. Penerapannya bervariasi disesuaikan dengan potensi dan kondisi ekonomi masing-masing negara, juga pandangan masyarakat.

Ciri-ciri sistem ekonomi campuran, sebagai berikut:

  • Sektor swasta dan pemerintah sama-sama diakui keberadaannya
  • Terdapat badan perencanaan negara yang merencanakan arah dan perkembangan ekonomi agar sesuai dengan sasaran yang sudah ditetapkan
  • Masalah ekonomi what, how, dan for whom ditangani bersama-sama antara pemerintah dan swasta

Kelebihan menerapkan sistem ekonomi campuran sebagai berikut:

  • Pertumbuhan ekonomi akan teratur dan stabil karena adanya campur tangan pemerintah
  • Pemerintah berbagi tugas dengan swasta dalam mengelola perekonomian
  • Kreativitas dan inisiatif individu diakui sehingga mendorong untuk mendapatkan keuntungan
  • Campur tangan pemerintah dapat menghindari adanya monopoli oleh pihak swasta

Sedangkan kekurangan menerapkan sistem ekonomi campuran adalah sulit menentukan barang atau jasa yang tepat sesuai dengan selera dan kebutuhan masyarakat sehingga memerlukan ketelitian dan kejelian.

Sistem ekonomi Indonesia

Sistem ekonomi yang dianut di Indonesia disebut demokrasi ekonomi atau ekonomi Pancasila. Dalam demokrasi ekonomi produksi dilakukan sebagai usaha bersama untuk kepentingan bersama, sehingga peranan aktif masyarakat diperlukan dan pemerintah bertugas memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap pertumbuhan ekonomi dan menciptakan iklim yang sehat bagi perkembangan dunia usaha.

Sistem ekonomi di Indonesia berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Pancasila sebagai landasan idiil dan UUD 1945 sebagai landasan konstitusional. Dasar demokrasi ekonomi adalah UUD 1945 pasal 33 yaitu “ Perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan.”

Ciri-ciri sistem ekonomi di Indonesia sebagai berikut:

  • Sistem ekonomi disusun berdasarkan asas kekeluargaan
  • Cabang-cabang produksi yang penting dan menyangkut hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara
  • Kekayaan alam di kuasai oleh negara dan dimanfaatkan demi kemakmuran rakyat
  • Perekonomian antar daerah dikembangkan secara seimbang
  • Setiap warga negara bebas memilih dan memiliki pekerjaan serta penghidupan yang layak
  • Hak milik perorangan diakui selama pemanfaatannya tidak bertentangan dengan kepentingan umum
  • Potensi, inisiatif, dan kreativitas setiap warga negara dapat dikembangkan selama tidak merugikan kepentingan umum.
  • Sumber kekayaan dan keuangan negara digunakan dengan pemufakatan Lembaga perwakilan rakyat, dan pengawasan kebijaksanaannya ada pada Lembaga perwakilan rakyat pula

 

Bidang-bidang yang penting dan menguasai hajat hidup orang banyak yaitu:

  • Air minum
  • Kereta api umum
  • Media massa
  • Pembangkit tenaga atom
  • Pelayaran
  • Pelabuhan-pelabuhan
  • Penerbangan
  • Produksi, transmisi, dan distribusi tenaga listrik umum
  • Telekomunikasi

Secara umum terdapat 4 bagian yang berkaitan dengan ciri-ciri sistem ekonomi Indonesia yaitu:

  1. Negara berperan penting tetapi tidak dominan (mencegah tumbuhnya sistem ekonomi komando) dan swasta berperan penting tetapi tidak dominan (mencegah berkembangnya sistem pasar/ liberal). Dalam sistem ekonomi Pancasila peran negara dan swasta dalam kegiatan ekonomi saling berdampingan secara seimbang.
  2. Sistem ekonomi berdasarkan atas asas kekeluargaan, tidak di dominasi oleh modal ataupun buruh.
  3. Masyarakat memegang peranan penting, produksi dikerjakan oleh semua dan untuk semua dengan pimpinan atau pengawasan anggota-anggota masyarakat.
  4. Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara.

Hal-hal yang harus dihindari dalam demokrasi ekonomi sebagai berikut:

  • Sistem ekonomi liberal yang bebas (free fight liberalism): menumbuhkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain. Hal ini dalam sejarah di Indonesia telah menimbulkan kelemahan struktural ekonomi nasional dan posisi Indonesia dalam perekonomian dunia.
  • Sistem ekonomi komando (etatisme): negara dan aparatur ekonomi bersifat dominan, mendesak, dan tidak memberi kesempatan pada setiap potensi dan kreativitas pihak-pihak di luar sektor negara.
  • Persaingan tidak sehat dan pemusatan kekuatan ekonomi (monopoli dan monopsoni), terkait hal-hal yang merugikan masyarakat dan bertentangan dengan rasa keadilan sosial.

Soal No.1

Dalam teori ekonomi, masalah pokok ekonomi dibagi menjadi teori ekonomi klasik dan modern. Teori ekonomi klasik terdiri dari …

  1. Produksi, distribusi, konsumsi
  2. Produksi, biaya, konsumsi
  3. Permintaan, penawaran, biaya produksi
  4. Harga pokok, biaya poduksi, laba
  5. What, how, whom

PEMBAHASAN :
Berdasarkan teori ekonomi, masalah pokok ekonomi klasik dibedakan menjadi 3, yaitu:

  • Produksi
  • Distribusi
  • Konsumsi

Jawaban A

Soal No.2

Berikut ini adalah permasalahan ekonomi yang terjadi dalam masyarakat:

  1. Bagaimana cara meningkatkan pendapatan perusahaan
  2. Jenis barang apa yang akan diproduksi
  3. Bagaimana cara agar bahan baku selalu tersedia
  4. Bagaimana cara memproduksi barang tersebut
  5. Bagaimana cara meningkatkan upah pekerja
  6. Jenis konsumen seperti apa yang akan mengkonsumsi barang hasil produksi

Permasalahan ekonomi modern ditunjukkan oleh nomor …

  1. 1,2,3
  2. 2,3,4
  3. 2,4,6
  4. 1,3,5
  5. 4,5,6

PEMBAHASAN :
Masalah ekonomi modern adalah masalah ekonomi mikro yang mempelajari perilaku konsumen. Terdapat tiga unsur yang dibahas pada masalah ekonomi modern, yaitu:

  • What: berkaitan dengan penentuan jenis barang atau jasa yang akan diproduksi
  • How: berkaitan dengan penentuan system produksi terbaik dalam memproduksi barang atau jasa dengan memilih teknik produksi yang paling efisien.
  • Whom: berkaitan dengan siapa yang akan mengkonsumsi barang atau jasa hasil produksi atau yang akan menikmati hasil produksi.

Maka permasalahan ekonomi modern yang tepat ditunjukkan oleh nomor 2,4, dan 6.
Jawaban C

Soal No.3

Pernyataan berikut ini adalah permasalahan ekonomi dan solusi yang tepat yaitu …

  1. Pengangguran dan meningkatkan lapangan kerja
  2. Nilai impor masih tinggi dan meningkatkan perdagangan
  3. Pendapatan penduduk rendah dan meningkatkan pengiriman TKI
  4. Harga bahan pokok naik dan mengurangi konsumsi
  5. Krisis moneter dan utang luar negeri

PEMBAHASAN :
Salah satu permasalahan ekonomi yang terjadi di negara berkembang adalah pengangguran. Banyak factor yang menyebabkan terjadinya pengangguran. Pengangguran menyebabkan meningkatnya angka kemiskinan. Pengangguran dapat diatasi salah satunya adalah dengan meningkatkan lapangan kerja yang berbasis padat karya.
Jawaban A

Soal No.4

Masalah ekonomi yang dihadapi pada saat memproduksi suatu barang tergolong dalam masalah ekonomi modern yaitu unsur …

  1. What
  2. How
  3. Whom
  4. Where
  5. Why

PEMBAHASAN :
Terdapat tiga unsur yang dibahas pada masalah ekonomi modern, yaitu:

  • What: berkaitan dengan penentuan jenis barang atau jasa yang akan diproduksi
  • How: berkaitan dengan penentuan system produksi terbaik dalam memproduksi barang atau jasa dengan memilih teknik produksi yang paling efisien.
  • Whom: berkaitan dengan siapa yang akan mengkonsumsi barang atau jasa hasil produksi atau yang akan menikmati hasil produksi.

Jawaban B

Soal No.5

Negara Indonesia masih dikategorikan sebagai negara berkembang, hal ini disebabkan …

  1. Rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat
  2. Pendapatan masyarakat tidak merata
  3. Tingkat Pendidikan rendah
  4. Perekonomian kota dan desa belum merata
  5. Tergantung pada negara maju

PEMBAHASAN :
Permasalah ekonomi negara berkembang yang utama adalah tingkat kesejahteraan masyarakat yang masih rendah. untuk memperbaiki tingkat kesejahteraan tersebut dengan cara diantaranya:

  • Meningkatkan kualitas Pendidikan
  • Pembangunan yang merata di desa dan di kota
  • Meningkatkan hilirisasi industri

Jawaban A

Soal No.6

Indonesia adalah negara berkembang dengan jumlah penduduk yang padat dan sumber kekayaan alam yang melimpah. Akan tetapi dengan jumlah penduduk yang banyak belum bisa menyediakan tenaga ahli yang dibutuhkan untuk mengelola sumber kekayaan alam yang ada. Hal ini adalah masalah ekonomi yang dihadapi oleh negara kita, maka solusi untuk mengatasinya adalah …

  1. Pengurangan pajak bagi investor asing yang menanamkan modal di Indonesia
  2. Upah tenaga kerja yang rendah dapat menarik minat PMA
  3. Meningkatkan kualitas pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia industry dan memperbanyak pelatihan-pelatihan untuk mengembangkan potensi para pekerja
  4. Menyederhanakan regulasi agar dunia usaha lebih berkembang
  5. Mengundang tenaga ahli dari luar negeri untuk mengelola sumber kekayaan alam kita

PEMBAHASAN :
Solusi untuk meningkatkan perekonomian di negara berkembang seperti Indonesia salah satunya adalah dengan meningkatkan kualitas pendidikan penduduknya dan menghasilkan para tenaga ahli yang mampu mengelola sumber kekayaan alam. Sehingga perekonomian negara dapat meningkat dengan sendirinya.
Jawaban C

Soal No.7

Seorang karyawan yang baru di PHK berencana akan membuka usaha on line. Maka permasalahan ekonomi yang akan dihadapi oleh kayawan tersebut adalah …

  1. Jenis barang apa yang akan dijual?
    Di mana usaha akan dijalankan?
    Bagaimana cara menjalankan usaha on line?
  2. Jenis barang apa yang akan dijual?
    Bagaimana mengelola usaha on line?
    Siapa sasaran konsumen dari usaha on line tersebut?
  3. Darimana bahan baku untuk usaha on line tersebut?
    Bagaimana cara berjualan secara on line?
    siapa konsumen yang menjadi sasaran?
  4. Jenis barang apa yang akan dijual?
    Bagaimana mengelola usaha on line?
    Siapa yang akan mengelola usaha on line tersebut?
  5. Jenis merk apa yang akan dipakai?
    Bagaimana mengelola usaha on line?
    Siapa sasaran konsumen dari usaha on line tersebut?

PEMBAHASAN :
Unsur-unsur pada masalah ekonomi modern, yaitu:

  • What: berkaitan dengan penentuan jenis barang atau jasa yang akan diproduksi
  • How: berkaitan dengan penentuan system produksi terbaik dalam memproduksi barang atau jasa dengan memilih teknik produksi yang paling efisien.
  • Whom: berkaitan dengan siapa yang akan mengkonsumsi barang atau jasa hasil produksi atau yang akan menikmati hasil produksi.
    Maka jawaban yang paling tepat sebagai berikut:
    Jenis barang apa yang akan dijual?
    Bagaimana mengelola usaha on line?
    Siapa sasaran konsumen dari usaha on line tersebut?

Jawaban B

Soal No.8

Sebuah perusahaan ekspedisi akan mengirimkan bahan makanan berupa daging mentah. Agar suhu tetap dingin dan kualitas daging bisa tetap terjaga maka diperlukan truk berpendingin sebagai armadanya. Hal tersebut adalah permasalahan ekonomi klasik yaitu …

  1. Produksi
  2. Distribusi
  3. Konsumsi
  4. Biaya produksi
  5. Lokasi

PEMBAHASAN :
Berdasarkan teori ekonomi, masalah pokok ekonomi klasik dibedakan menjadi 3, yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi. Perusahaan ekspedisi membantu menyelesaikan permasalahan distribusi, yaitu proses mengantarkan produk atau barang ke konsumen tanpa mengurangi kualitas produk atau barang yang diantarkan.
Jawaban B

Soal No.9

Pendapat masyarakat sangat penting untuk membantu produsen menentukan barang yang akan diproduksi. Hal tersebut dapat diketahui dengan cara melakukan …

  1. Survey pasar
  2. Memproduksi barang dengan banyak jenis
  3. Memilih lokasi usaha yang tepat
  4. Pemasaran
  5. Riset biaya

PEMBAHASAN 
Untuk meningkatkan omset perusahaan perlu dilakukan evaluasi terhadap barang hasil produksi. Bentuk evaluasinya salah satunya dapat dilakukan dengan cara survey pasar, dengan survey pasar dapat diketahui barang apa yang harus diproduksi atau barang yang sebenarnya diinginkan konsumen.
Jawaban A

Soal No.10

Suatu tata cara atau aturan yang mengatur dan mengorganisir seluruh kegiatan ekonomi individu, rumah tangga, atau masyarakat dengan melibatkan pemerintah atau swasta berdasarkan prinsip tertentu dengan tujuan untuk mencapai kesejahteraan adalah pengertian dari …

  1. Ilmu ekonomi
  2. Motif ekonomi
  3. Sistem ekonomi
  4. Prinsip ekonomi
  5. Tindakan ekonomi

PEMBAHASAN :
Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari usaha-usaha manusia untuk mencapai tujuannya dalam memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas dengan sumber daya yang terbatas.

Motif ekonomi adalah hal-hal yang menjadi sebab individu melakukan tindakan ekonomi atau alasan yang mendorong seseorang untuk melakukan tindakan ekonomi.

Sistem ekonomi adalah Suatu tata cara atau aturan yang mengatur dan mengorganisir seluruh kegiatan ekonomi individu, rumah tangga, atau masyarakat dengan melibatkan pemerintah atau swasta berdasarkan prinsip tertentu dengan tujuan untuk mencapai kesejahteraan.

Prinsip ekonomi merupakan suatu cara manusia untuk mencapai hasil yang maksimal dengan pengorbanan yang seminimal mungkin.

Tindakan ekonomi adalah perilaku manusia untuk menentukan pilihan dan memanfaatkan peluang dalam melakukan kegiatan ekonomi.
Jawaban C

Soal No.11

Berikut ini adalah jenis-jenis sistem ekonomi, kecuali …

  1. Sistem ekonomi tradisional
  2. Sistem ekonomi terpusat
  3. Sistem ekonomi pasar
  4. Sistem ekonomi campuran
  5. Sistem ekonomi regional

PEMBAHASAN :
Sistem ekonomi secara umum terbagi menjadi 4, yaitu:

  1. Sistem ekonomi tradisional
  2. Sistem ekonomi komando atau terpusat
  3. Sistem ekonomi pasar atau liberal
  4. Sistem ekonomi campuran (komando dan pasar)

Jawaban E

Soal No.12

Ciri-ciri negara yang menganut sistem ekonomi pasar, kecuali …

  1. Pemerintah tidak melakukan intervensi terhadap pasar
  2. Pemilik modal mempunyai hak atas sumber produksi
  3. Sumber daya ekonomi dimiliki dan diatur oleh swasta secara bebas
  4. Persaingan usaha sangat ketat dalam kegiatan ekonomi
  5. Perekonomian fokus pada sektor agraris

PEMBAHASAN :
Ciri-ciri system ekonomi pasar sebagai berikut:

  • Pemerintah tidak melakukan intervensi terhadap pasar
  • Pemilik modal mempunyai hak atas sumber produksi
  • Sumber daya ekonomi dimiliki dan diatur oleh swasta secara bebas
  • Persaingan usaha sangat ketat dalam kegiatan ekonomi
  • Menimbulkan pembagian kelas atau status dalam masyarakat

Sedangkan yang memiliki ciri perekonomian fokus pada sektor agraris adalah sistem ekonomi tradisional.
Jawaban E

Soal No.13

Sistem ekonomi tradisional adalah system ekonomi yang diterapkan secara turun-temurun berdasarkan kebiasaan dan adat istiadat yang berlaku di suatu wilayah. Negara- negara yang masih menganut system ekonomi tradisional adalah …

  1. Korea, Amerika Serikat, Inggris, Jerman
  2. Indonesia, Afrika Tengah, Ethiopia, Malawi
  3. Korea, Indonesia, Afrika, Jerman
  4. Indonesia, India, Mesir, Inggris
  5. Amerika serikat, Inggris, Jerman

PEMBAHASAN :
Sistem ekonomi dan negara yang menganutnya, sebagai berikut:

  • Sistem ekonomi tradisional: Indonesia, Afrika Tengah, Ethiopia, Malawi
  • Sistem ekonomi terpusat/ komando: dianut oleh negara sosialis seperti Korea Utara
  • Sistem ekonomi pasar atau liberal: Amerika Serikat, Jerman, Inggris
  • Sistem ekonomi campuran (komando dan pasar): Indonesia, India, Malaysia, Mesir

Jawaban B

Soal No.14

Berikut ini adalah ciri-ciri sistem ekonomi, yaitu:

  • Di anut oleh negara dengan ideologi sosialis
  • Kegiatan perekonomian di atur oleh pemerintah
  • Kegiatan perekonomian sangat terbatas, pihak swasta tidak diakui
  • Pembagian kerja, jenis pekerjaan, serta regulasinya diatur oleh pemerintah

Sistem ekonomi dengan ciri-ciri di atas adalah …

  1. Sistem ekonomi tradisional
  2. Sistem ekonomi terpusat
  3. Sistem ekonomi pasar
  4. Sistem ekonomi campuran
  5. Sistem ekonomi syariah

PEMBAHASAN :
Sistem ekonomi yang dianut oleh negara sosialis adalah sistem ekonomi komando. Ciri- ciri sistem ekonomi ini kegiatan perekonomian berupa produksi, distribusi, dan konsumsi diatur oleh pemerintah. Kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat seperti pihak swasta tidak diakui, kegiatan ekonomi menjadi sangat terbatas. Pemerintah mengatur pembagian kerja, jenis pekerjaan bahkan regulasinya. Pemerintah merupakan pemegang tertinggi perputaran roda ekonomi di negara tersebut. Negara yang menganut sistem ekonomi komando atau terpusat adalah Korea Utara.
Jawaban B

Soal No.15

Setiap negara menganut sistem ekonomi yang berbeda-beda. Sistem ekonomi yang dianut di Indonesia berlandaskan …

  1. Pasal 33 UUD 1945
  2. Liberalisasi
  3. Kapitalisme
  4. Sosialis
  5. UU no. 7 tahun 29

PEMBAHASAN :
Sistem ekonomi di Indonesia berlandaskan pasal 33 UUD 1945 yaitu “ Perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan.” Ciri-ciri sistem ekonomi di Indonesia sebagai berikut:

  • Sistem ekonomi disusun berdasarkan asas kekeluargaan
  • Cabang-cabang produksi yang penting dan menyangkut hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara
  • Kekayaan alam di kuasai oleh negara dan dimanfaatkan demi kemakmuran rakyat
  • Perekonomian antar daerah dikembangkan secara seimbang
  • Setiap warga negara bebas memilih dan memiliki pekerjaan serta penghidupan yang layak
  • Hak milik perorangan diakui selama pemanfaatannya tidak bertentangan dengan kepentingan umum

Jawaban A

Soal No.16

Sistem ekonomi dalam kegiatan perekonomian memiliki fungsi yaitu …

  1. Memberi keuntungan pada pemberi modal
  2. Meningkatkan keuntungan para pengusaha
  3. Mendorong kegiatan konsumsi
  4. Mengatur hasil produksi agar merata ke seluruh lapisan yang melakukan kegiatan ekonomi
  5. Memberi keuntungan bagi negara dan para penanam modal

PEMBAHASAN :
Fungsi sistem ekonomi sebagai berikut:

  • Mendorong masyarakat untuk berperan serta sebagai produsen
  • Menyediakan metode untuk mengoordinasikan berbagai kegiatan individu atau masyarakat dalam perekonomian
  • Memeratakan hasil produksi ke seluruh lapisan yang melakukan kegiatan perekonomian

Jawaban D

Soal No.17

Kegiatan ekonomi hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup saat ini karena teknologi yang digunakan masih sederhana sehingga produktivitasnya rendah. Hal ini merupakan …

  1. Kebaikan sistem ekonomi tradisional
  2. Kelemahan sistem ekonomi komando
  3. Kebaikan sistem ekonomi pasar
  4. Kelemahan sistem ekonomi campuran
  5. Kelemahan sistem ekonomi tradisional

PEMBAHASAN :
Kelemahan sistem ekonomi tradisional yaitu:

  • Kegiatan ekonomi tidak meningkatkan taraf hidup masyarakat
  • Kualitas barang hasil produksi masih rendah
  • Kegiatan ekonomi hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup saat ini
  • Sulit mempertemukan kedua pihak yang saling membutuhkan
  • Teknologi yang digunakan masih sederhana  sehingga produktivitasnya rendah

Jawaban E

Soal No.18

Ciri-ciri sistem ekonomi di Indonesia adalah, kecuali …

  1. Sistem ekonomi disusun berdasarkan asas kekeluargaan
  2. Cabang-cabang produksi yang penting dan menyangkut hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara
  3. Persaingan tidak sehat dan pemusatan kekuatan ekonomi (monopoli dan monopsoni)
  4. Kekayaan alam di kuasai oleh negara dan dimanfaatkan demi kemakmuran rakyat
  5. Perekonomian antar daerah dikembangkan  secara seimbang

PEMBAHASAN :
Ciri-ciri sistem ekonomi di Indonesia diantaranya:

  • Sistem ekonomi disusun berdasarkan asas kekeluargaan
  • Cabang-cabang produksi yang penting dan menyangkut hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara
  • Kekayaan alam di kuasai oleh negara dan dimanfaatkan demi kemakmuran rakyat
  • Perekonomian antar daerah dikembangkan secara seimbang

Sedangkan persaingan tidak sehat adalah yang harus dihindari pada sistem ekonomi di Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
Jawaban C

Soal No.19

Cabang-cabang produksi yang penting dan menyangkut hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. Contohnya adalah …

  1. Perusahaan tekstil
  2. Perusahaan furniture
  3. Perusahaan farmasi
  4. Perusahaan alat rumah tangga
  5. Perusahaan air minum

PEMBAHASAN :
Bidang-bidang yang penting dan menguasai hajat hidup orang banyak yaitu:

  • Air minum
  • Kereta api umum
  • Media massa
  • Pembangkit tenaga atom
  • Pelayaran
  • Pelabuhan-pelabuhan
  • Penerbangan
  • Produksi, transmisi, dan distribusi tenaga listrik umum
  • Telekomunikasi

Jawaban E

Soal No.20

Tokoh ekonomi yang menganut kebebasan bagi produsen dan konsumen dalam melakukan kegiatan ekonomi adalah …

  1. Abraham Lincoln
  2. Adam Smith
  3. Sadono Sukirno
  4. Abraham Maslow
  5. Irving Fisher

PEMBAHASAN :
Pada sistem ekonomi pasar produsen dan konsumen diberikan kebebasan secara penuh untuk melakukan kegiatan perekonomian (laissez faire-bahasa Perancis yang berarti biarkanlah). Tokoh yang menganut sistem ini adalah Adam Smith. Pemerintah tidak ikut campur mempengaruhi kegiatan ekonomi yang ingin masyarakat lakukan. Sehingga setiap individu memiliki kebebasan dalam berusaha, kepemilikan benda, dan permodalan.
Jawaban B

Semoga Bermanfaat

Artkel Terkait  Rangkuman Materi, Contoh Soal & Pembahasan Alat Pernapasan Pada Manusia dan Hewan SD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *